Sempat Lukai Warga, Buaya Pemakan Ternak di Amurang Diburu

Sempat Lukai Warga, Buaya Pemakan Ternak di Amurang Diburu

Asrar Yusuf - detikNews
Selasa, 02 Okt 2012 08:43 WIB
Amurang, - Masyarakat lima desa di Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, dibuat resah. Seekor buaya berukuran besar sering terlihat di bantaran sungai Ranoyapo Amurang, dan sering memangsa ternak warga.

Lima desa tersebut adalah Desa Kilo Tiga, Lopana, Rumoong Bawah, Buyungon dan Desa Ranoyapo dan berada di sepanjang bantaran sungai terbesar di Sulut ini.

Tidak ingin menjadi korban, warga kemudian beramai-ramai mencari dan berusaha menangkap buaya tersebut. Pencarian reptil berkulit keras ini melibatkan beberapa anggota TNI, dengan menyusuri bantaran sungai sampai ke perkebunan warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pencarian sudah sejak Senin kemarin, tetapi belum berhasil menangkapnya. Kami, dibantu anggota TNI,” ucap Isak Mamoto, warga Desa Rumoong Bawah, saat dihubungi detikcom, Selasa (2/10/2012) pagi.

Mamoto menuturkan, beberapa tahun lalu, dua warga sempat menjadi korban terkaman buaya di sungai Ranoyapo, yaitu Nevil Ludong, warga Desa Rumoong Bawah dan Kendy Ulaan, warga Desa Buyungon.

“Nevil diterkam tangannya karena menjinjing ayam saat pulang dari kebun, sedangkan Kendy terkena pahanya waktu memasang perangkap ikan di sungai Ranoyapo,” paparnya.

“Kalau ternak seperti kuda, ayam, bebek dan lainnya sudah banyak dimakan buaya itu,” tambah Mamoto.

Lokasi pencarian buaya tersebut terbilang cukup jauh. Karena harus melewati perkebunan yang jauh dari pemukiman warga, serta hanya bisa dijangkau dengan sepeda motor dan jalan kaki.

Meski belum berhasil menangkap buaya ini, warga telah memasang perangkap dimana hewan berdarah dingin ini sering terlihat warga ketika melintas di bantaran sungai, maupun di perkebunan.

(ega/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini