Menurut Sekretaris Dewan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Mangara Pardede, penambahan tersebut dikarenakan karena akan diisi oleh penampilan paduan suara dari UI dan hiburan Keroncong Tugu yang sebelumnya dikatakan tidak akan diadakan.
"Nantinya kami akan sewa paduan suara dari UI dan sound system sekitar Rp 25 juta, kemudian Keroncong Tugu juga jadi ditampilkan dengan biaya sekitar Rp 20 juta. Jadi akan ada kenaikan lagi, " ujar Mangara di Gedung DPRD DKI, jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2012).
Mangara mengatakan, keputusan untuk menghadirkan Keronocong Tugu dalam acara pelantikan tersebut dikarenakan nilai sejarah grup musik tersebut.
"Keroncong tugu awalnya tidak ada, tapi setelah rapat dengan DPRD, bahwa keroncong tugu tidak hanya dilihat dari keroncongnya saja, tetapi ada nilai historis dan budayanya. Jadi diputuskan tetap diadakan. Tapi itu bukan di ruang paripurna. Tapi di ruang panitia II, terpisah," katanya.
Mangara pun memastikan tidak akan ada artis yang akan menghidur undangan dalam acara tersebut. "Dipastikan tak akan ada artis. Undangan rencananya 800 orang sesuai dengan kapasitas ruang paripurna," ujar Mangara.
Sementara itu, Mangara juga mengatakan ada permintaan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Solo agar diundang ke Jakarta saat pelantikan Jokowi. Namun, terang Mangara, hal itu akan disesuaikan dengan kapasitas ruang paripurna.
"Ada permintaan (dari Pemkot Solo), kita undang, tapi disesuaikan dengan kapasitas gedung," terangnya.
(jor/mpr)











































