DPP PDIP Guyur Duit ke DPD, DPC, dan PAC se-Bali

DPP PDIP Guyur Duit ke DPD, DPC, dan PAC se-Bali

- detikNews
Rabu, 08 Sep 2004 16:10 WIB
Denpasar - PDIP menargetkan 74 persen suara di Pilpres putaran dua. Untuk dana operasional di Bali, DPP PDIP menyuplai dana ke DPD, DPC dan PAC se-Bali. Sumber uangnya?"Sumber uang dari DPP. Ini merupakan dana operasional sebagai stimulasi, pusat masih ingat kalau pengurus daerah masih perlu dana. Karena tidak semua PAC punya duit. Mudah-mudahan masih ada dana tambahan lagi."Demikian ujar Ketua Tim Kampanye Mega-Hasyim Provinsi Bali IBG Suryatmaja usai rapat koordinasi dengan DPD, DPC dan PAC se-Bali di Sekretariat DPD PDIP Bali jalan Banteng Denpasar, Rabu (8/9/2004).Dalam rapat, DPP PDIP melalui Tim Kampanye Mega-Hasyim membagikan uang kepada pengurus DPD, DPC dan PAC se-Bali. DPD mendapat Rp 25 juta, 9 DPC masing-masing mendapat Rp 10 juta, kemudian PAC masing-masing Rp 2,5 juta."Kemungkinan besar kita tidak akan mengundang Ibu Mega selaku capres ke Bali. Karena di Bali tidak ada rapat umum dalam kampanye Pilpres putaran dua," kata Suryatmaja.Sebagai gantinya, tutur dia, PDIP telah menyiapkan sejumlah orang sebagai jurkam dalam debat capres di televisi lokal. Orang-orang tersebut diambil dari anggota DPR RI asal Bali.Sedangkan untuk pemungutan suara nanti, sambung dia, Tim Kampanye Mega-Hasyim menyiapkan 2 saksi untuk masing-masing TPS di Bali yang berjumlah 9.400 TPS. Saksi bisa dari PDIP, Golkar, PPP, dan PDS."Target perolehan suaranya, seperti yang dipatok tim kampanye pusat, adalah 74 persen. Sebanyak 56 persen dari PDIP, kemudian Golkar, PPP, dan PDS. Lalu ditambah dengan swing voters. Selebihnya saya tidak akan buka semua asal suara," demikian Suryatmaja. (sss/)



Berita Terkait