Deklarasi Koalisi Rakyat Garut Dukung Mega Berakhir Ricuh
Rabu, 08 Sep 2004 15:01 WIB
Bandung -
Deklarasi rakyat Garut mendukung Megawati-Hasyim yang dihadiri 500 orang berakhir ricuh. Polisi melepaskan tiga kali tembakan ke udara untuk membubarkan massa.Acara digelar di Lapangan Otista, Alun-Alun Garut, Jalan Ahmad Yani, Garut, Rabu (8/9/2004).Deklarasi dibuka dengan sambutan dari Ketua DPC PDIP Garut yang merangkap Wakil Bupati Garut Memo Hendrawan. Turut hadir, sejumlah kepala desa di Kabupaten Garut.Anggota Panwaslu Kabupaten Garut Koordinator Bidang Pengamanan Zaky Lesmana kepada detikcom mengatakan Panwaslu menduga telah terjadi pelanggaran kampanye di luar jadwal dengan digelarnya deklarasi tersebut."Awalnya acara berlangsung lancar. Massa dihibur alunan musik dangdut. Tiba-tiba di tengah massa yang berjoget ria terjadi perkelahian. Lalu, polisi melepaskan tiga kali tembakan dan informasinya ada yang diamanankan," ungkap Zaky."Panwaslu memang sudah menduga terjadi pelanggaran kampanye di luar jadwal tetapi hal ini masih dipelajari apakah ini pelanggaran pidana atau administrasi. Tinggal tergantung 5 poin SK KPU No. 38/2003 unsur-unsur tersebut terpenuhi atau tidak," kata Zaky.Ketua KPU Garut M Iqbal kepada detikcom membenarkan ada dugaan telah terjadi kampanye di luar jadwal di alun-alun Garut."Disana ada foto-foto, gambar capres Mega-Hasyim dan ada ajakan-ajakan untuk mencoblos pasangan itu. Penanganan masalah ini diserahkan ke Panwaslu," imbuhnya.
(aan/)










































