Panglima TNI: RI Kecolongan Jika Puteh Terlibat GAM

Panglima TNI: RI Kecolongan Jika Puteh Terlibat GAM

- detikNews
Rabu, 08 Sep 2004 14:14 WIB
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto mengatakan RI kecolongan jika isu keterlibatan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Abdullah Puteh dengan Gerakan Aceh Merdeka terbukti. Puteh harus mengklarifikasi kepada kepolisian."Intinya adalah pengakuan dari GAM yang menyerah atau tertangkap dan mengatakan memang ada hubungan antara Puteh dengan GAM. Nah kalau memang ada pengakuan seperti itu, kan harus ditindaklanjuti secara hukum jangan kemudian dibiarkan saja karena semua hal yang berkaitan dnegan pelanggaran hukum kalau datang dari pengakuan orang ya buktikan secara hukum dan seandainya memang bersalah hukumlah yang mengatakan hal itu," ungkap Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutrto di sela-sela Raker Komisi I dengan Pemerintah di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2004)."Jika kenyataannya Puteh terlibat dengan GAM, ini berarti kita semua sudah kecolongan harusnya kemudian langsung ditindak. Bukan TNI lah yang kecolongan tetapi bangsa ini karena yang punya permasalahan dengan GAM kan bangsa ini bukan TNI," imbuhnya.Mengenai dugaan TNI ingin mendongkel posisi Puteh dari kursi gubernur, Sutarto membantahnya. "Itu tidak ada kaitannya, kalau dia salah harus diproses secara hukum terlebih dulu," tandas Sutarto.Dalam acara yang sama, Mendagri Hari Sabarno meminta Gubernur NAD Abdullah Puteh segera melakukan klarifikasi kepada kepolisian supaya persoalan jelas dan tidak mengambang karena sampai sejauh ini baru berupa isu. Yang paling penting, Puteh melakukan klarifikasi ke penegak hukum," imbuhnya. (aan/)


Berita Terkait