Universitas Utrecht Tujuan Munir Terbaik

Universitas Utrecht Tujuan Munir Terbaik

- detikNews
Rabu, 08 Sep 2004 13:56 WIB
Den Haag - Universitas Utrecht, tempat yang hendak dituju Munir untuk melanjutkan studi adalah universitas terbaik (rangking satu) di Belanda. Di Eropa, universitas ini menduduki rangking ke-6.Menurut Universitas Shanghai Jiao Tong, Cina, Universitas Utrecht (UU) hanya dikalahkan empat universitas dari Inggris dan satu dari Swis, dengan urutan: (1) Universitas Cambridge, (2) Oxford, (3) Imperial College London, (4) University College London, (5) Insitut Teknologi Federal Swis, Zurich, (6) UU.Penentuan rangking itu didasarkan pada jumlah peneliti peraih Hadiah Nobel, banyaknya ilmuwan yang menjadi narasumber, jumlah artikel ilmiah yang dimuat di Nature & Science, dan kualitas fakultas-fakultasnya. Sedangkan posisi UU sebagai terbaik di Belanda tertuang dalam laporan tahunan Ketua Dewan Direksi Yvonne C.M.T. van Rooy dan dipublikasikan di situs web universitas tersebut pada 30-08-2004 lalu.UU, yang pada 26 Maret 2004 lalu genap berusia 368 tahun, saat ini memiliki fakultas: Sastra, Teologi, Filosofi, Ilmu Sosial, Hukum, Ekonomi, Pemerintahan, Kedokteran, Biomedikal, Kedokteran Hewan, Biologi, Farmasi, Fisika, Astronomi, Kimia, Matematika dan Informatika.Jumlah mahasiswanya menurut data tahun 2003 mencapai 24.628 orang, 1.000 orang diantaranya adalah mahasiswa asing. Mereka tersebar dalam 108 jenis pendidikan pada fakultas-fakultas di atas, meliputi 45 pendidikan tingkat bachelor, 43 pendidikan tingkat master, 18 pendidikan keguruan, 2 lainnya pendidikan kedokteran dan kedokteran hewan. Tenaga kerja yang terserap mencapai 7.863 orang (termasuk staf kedokteran), 505 dosen, 135 dosen luarbiasa, dan 412 promosi.Tidak jelas berapa jumlah mahasiwa Indonesia di uiversitas tersebut. Saat artikel ini dimuat, Rabu (8/9/2004) pagi jam 08.48 waktu setempat, UU belum buka. PPI setempat juga belum berhasil dihubungi. Namun yang pasti, pendekar hukum Adnan Buyung Nasution menyelesaikan program S3-nya disini.Anggaran universitas ini besarnya 641 juta euro atau setara Rp 7,051 triliun, dengan asumsi kurs 1 euro = Rp 11.000,00. Sebanyak Rp 4,785 triliun dari anggaran itu merupakan tanggung jawab negara alias disubsidi dari APBN. Kemudian kontribusi dari rumahsakit akademik milik universitas, Universitair Medisch Centrum Utrecht, besarnya Rp 704 miliar. Solvabilitasnya (modal sendiri dibagi seluruh modal) mencapai 0,60. Earning capacity dari kerjasama dengan dunia usaha dan industri mencapai 22 persen anggaran.Fasilitas yang disediakan UU untuk para mahasiswanya antara lain 15.334 sistem jaringan, gratis internet broadband di apartemen mahasiswa, subsidi untuk kegiatan mahasiswa, fasilitas untuk penelitian, perpustakaan, olahraga, kebudayaan, dan masih banyak lagi.Biaya kuliah per tahun untuk strata bachelor dan master besarnya sama: per 1 September 2004 untuk mahasiswa di bawah usia 30 tahun Rp 16,2 juta, mahasiswa usia lebih dari 30 tahun Rp 21,8 juta. Angka ini ditentukan oleh kabinet dan berlaku di semua universitas. Untuk mahasiswa dari luar Uni Eropa (UE) dikenai tarif berbeda, yakni Rp 49,5 juta per tahun. Namun jika dia telah berhasil meraih diploma bachelor di UU, maka biaya untuk master disamakan menjadi Rp 16,2 juta.Sampai saat ini UU telah mencetak ilmuwan yang sukses meraih Hadiah Nobel. Mereka adalah G. 't Hooft (Fisika, 1999), M.J.C. Veltman (Fisika, 1999), P.J. Crutzen (Kimia, 1995), N. Bloembergen (Fisika, 1981), T.C. Koopmans (Ekonomi, 1975), L.S. Ruzicka (Kimia, 1939), P. Debye (Kimia, 1936), C. Eijkman (Kedokteran, 1929), W. Einthoven (Kedokteran, 1924), W.C.Rontgen (Fisika, 1901), dan J.H. van 't Hoff (Kimia, 1901). (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads