Seribuan Korban SUTET Bertahan di Istana

Seribuan Korban SUTET Bertahan di Istana

- detikNews
Rabu, 08 Sep 2004 13:23 WIB
Jakarta - Seribuan orang Ikatan Keluarga Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) masih bertahan di depan Istana Merdeka. Mereka menginap sejak kemarin.Sebelum bertemu dengan Presiden Mega, para demonstran mengaku tidak akan beranjak dari Istana Merdeka jalan Medan Merdeka Utara Jakarta Pusat, Rabu (8/9/2004).Padahal Mega sudah bertolak ke Brunei Darussalam pukul 11.00 WIB, dalam rangka memenuhi undangan pernikahan anak Sultan Brunei Darussalam. Mega baru kembali kembali di tanah air pada Jumat 10 September 2004.Para demonstran melanjutkan aksinya pukul 10.00 WIB. Meski dalam keadaan lusuh, karena semalam menginap di lokasi terbuka, mereka tetap semangat melakukan orasi dan meneriakkan yel-yel.Mereka menuntut keadilan dan ganti rugi akibat pembangunan menara-menara listrik bertegangan tinggi yang melintasi kawasan tempat tinggal penduduk. Mereka menilai SUTET tanpa pembebasan tanah telah sangat memiskinkan dan merugikan. SUTET bahkan diplesetkan menjadi Susah Usaha Tanah Enggak Terjual.Beberapa poster diusung, antara lain 'Bebaskan rakyat dari radiasi SUTET', 'SUTET bikin harga rumah mepet', 'SUTET adalah virus penyakit kanker', dan 'SUTET adalah teror bagi rakyat'Sekitar pukul 13.00 WIB, para demonstran yang berdatangan dari Sumedang, Cirebon, Majelangka, dan Bandung itu tampak duduk-duduk beristirahat di jalanan. Pengamanan dari aparat tidak terlalu ketat. Sementara ruas jalan di depan Istana Merdeka ditutup.Walhasil arus lalu lintas padat. Lalu lintas dari arah Gambir menuju Harmoni, Tanah Abang, dan Medan Merdeka Utara ditutup. Kendaraan dialihkan lewat Veteran, Abdul Muis, dan Gajah Mada. Antrean kendaraan pun panjang, plus disiram teriknya matahari siang. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads