Sejumlah kandidat capres 2014 yang kerap disebut-sebut memang berlatar belakang TNI. Seperti Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum Patai Hanura Wiranto, Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan kini masuk nama Endriarto Sutarto.
"Bukan perang bintang, tapi parade bintang. Tak masalah jenderal bintang turun gunung di kancah politik sipil. Bahkan di ajang pilpres sekalipun. Baru jadi masalah kalau Endriartono masih aktif TNI tapi masuk Nasdem," kata Wasekjen PD, Ramadhan Pohan, kepada detikcom, Senin (1/10/2012),
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jenderal punya banyak kelebihan. Harus kita akui. Tapi kalau ke personal, masing-masing punya karakteristik sendiri-senduri," katanya.
Kalaupun benar-benar terjadi perang bintang di Pilpres 2014, PD mengaku punya banyak jenderal berbintang yang siap berlaga.
"Saya sendiri masih meyakini para bintang di PD masih jauh lebih bersinar, lebih terang-benderang. Jauh lebih banyak pula pensiunan jenderalnya, hebat-hebat dari yang senior macam TB Silalahi, Yahya Sacawiria, Cornel Simbolon, Toto Riyanto, Bambang, waaah masih banyak lagi kalau mau disebut,"katanya.
Selain itu, Ramadhan menyebut PD masih punya banyak jenderal-jenderal lain di belakang SBY. "Banyak bintang PD atau yang dekat dengan Pak SBY, tapi di belakang layar dan tak muncul di permukaan, mereka hebat-hebat," pamernya.
(van/nrl)











































