Gerindra: Parpol Besar Jegal Pencapresan Prabowo!

Gerindra: Parpol Besar Jegal Pencapresan Prabowo!

- detikNews
Senin, 01 Okt 2012 12:07 WIB
Gerindra: Parpol Besar Jegal Pencapresan Prabowo!
Jakarta - Deklarasi pencapresan Prabowo Subianto ditunda. Partai Gerindra harus mempersiapkan verifikasi parpol peserta Pemilu 2014, sembari membaca gerakan parpol besar yang berupaya menjegal pencapresan Prabowo.

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menyoroti penolakan partai-partai besar untuk menurunkan angka Presidential Threshold (PT) sebesar 20 persen. Dia curiga penolakan itu untuk menjegal langkah Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto nyapres.

"Kami mencurigai penolakan mereka itu untuk mengganjal capres tertentu. Kalau alasan menggunakan kekuatan atas nama UU, atas nama demokrasi, atas nama presidensial, itu akal-akalan saja. Pasti itu untuk mengganjal Pak Prabowo," kata Muzani kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/10/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muzani mengatakan partai-partai besar khawatir dengan tingginya elektabilitas Prabowo di berbagai hasil survei. Partai besar pun mencari celah untuk mengganjal Prabowo dari masih rendahnya elektabilitas Gerindra, yaitu dengan menetapkan PT yang tinggi.

"Karena survei Prabowo tinggi partainya rendah, makanya disiasati," ujarnya.

Muzani menegaskan partainya akan berjuang untuk mendapatkan penurunan PT. Bukan hanya untuk memuluskan jalan Prabowo, tapi juga agar UU Pilpres bersesuaian dengan UUD 45. Sejumlah kader Gerindra juga mengajukan uji materi UU Pilpres ke MK.

"(PT yang sekarang) tidak sesuai dengan UUD pasal 6A yg isinya presiden dan wapres diajukan oleh parpol atau gabungan parpol. Kita akan berjuang dengan jalan demokrasi," pungkasnya.

(trq/van)


Berita Terkait