'Perang Bintang' Diprediksi Berlanjut ke Pilpres 2014

'Perang Bintang' Diprediksi Berlanjut ke Pilpres 2014

- detikNews
Senin, 01 Okt 2012 10:37 WIB
Perang Bintang Diprediksi Berlanjut ke Pilpres 2014
Jakarta - Pilpres 2009 lalu diramaikan sejumlah jenderal purnawirawan TNI seperti Wiranto, Prabowo Subianto, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pilpres 2014 diprediksi masih akan menjadi medan bersaing sejumlah purnawirawan TNI berpangkat bintang.

"Potensi perang bintang di Pilpres 2014 besar, selain Prabowo, Endriartono, juga ada nama lain yakni Djoko Suyanto," kata pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif lembaga survei Indo Barometer, M Qodari, kepada detikcom, Senin (1/10/2012).

Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto yang saat ini menjabat sebagai Menko Polhukam memang kerap disebut-sebut masuk bursa capres 2014. Meski Djoko yang pernah menjabat sebatai Panglima TNI ini berulangkali menyatakan tak berambisi nyapres di 2014.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan Prabowo yang bernama lengkap Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto Djojohadikusumo pernah menjabat Danjen Kopassus. Prabowo kabarnya akan mendeklarasikan pencapresannya Oktober ini.

Endriartono Sutarto baru saja bergabung dengan Partai NasDem. Memang Endriartono belum dipastikan maju di Pilpres 2014. Namun kehadiran mantan Panglima TNI ini ke NasDem menambah hangatnya suasana politik menuju Pemilu 2014.

"Pertama, karena Endriartono adalah figur eks Panglima TNI yang bersih, cerdas dan berwibawa diharapkan menjadi vote getter dan kalau popularitasnya tinggi bisa didorong jadi capres atau cawapres dari Nasdem," katanya.

Meski masih sangat kecil, namun peluang jenderal bintang empat yang akrab disapa Pak Tarto ini menuju Pilpres 2014 ini masih ada. Apalagi jika pencapresan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto tak bisa dibendung.

"Peluang Tarto didorong Nasdem jadi capres besar jika Prabowo betul-betul maju karena akan muncul pemikiran: lawan jenderal ya dengan jenderal juga," katanya.


(van/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads