Diki ditemukan tak bernyawa di rumah temannya, Heri (21), Desa Padaasih, Kecamatan Pasirwangi, Garut, Senin (1/10/2012). Dia datang ke rumah Heri dalam kondisi mabuk berat, Minggu (30/9/2012) malam. Menyaksikan temannya mabuk, Heri mempersilahkan Diki untuk menginap di rumahnya. Namun saat dibangunkan pada Senin pagi, Diki sudah tak bernyawa.
"Heri juga mengakui jika malam hari sempat melihat Diki tertidur dalam kondisi ngorok dan sering garuk-garuk," ujar Kapolsek Pasirwangi AKP Hermansyah kepada wartawan, Senin (1/10/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski sudah sering diperingatkan teman dan keluarganya, dia tetap saja mabuk-mabukan," ungkapnya.
Saat diperiksa, di tubuh Diki banyak ditemukan luka bekas garukan tangan hingga berdarah di bagian badan dan kaki. Selain itu terdapat darah di bantal yang keluar dari luka garukan di bagian telinga. Petugas juga menemukan satu lembar obat gatal-gatal yang jika dikonsumsi dalam jumlah banyak akan memabukkan.
"Kemungkinan gatal-gatal itu akibat pengaruh pil Dextro. Ditambah lagi korban overdosis miras. Berdasarkan pemeriksaan, tidak ada luka kekerasan," tutup Hermansyah.
(try/try)











































