KRL Mania Sesalkan Kenaikan Tarif KRL Rp 2.000

KRL Mania Sesalkan Kenaikan Tarif KRL Rp 2.000

- detikNews
Senin, 01 Okt 2012 07:33 WIB
Jakarta - Tarif KRL non subsidi resmi naik. Banyak pengguna KRL menyesalkan dan meminta agar kebijakan itu dikaji kembali.

“Teman-teman sampai saat ini tidak setuju, kemarin kami ngirim surat ke DPR, tapi sampai sekarang belum ada aksi dari mereka,” ujar Moderator Komunitas Pengguna KRL, Nurcahyo, saat dihubungi detikcom, Senin (1/9/2012).

Nurcahyo menjelaskan dampak dari kenaikkan tarif ini, para pengguna KRL non subsidi akan kembali memenuhi KRL ekonomi. Perpindahan penumpang tersebut disebabkan penumpang merasa dirugikan, terutama yang jaraknya dekat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sekarang dari Serpong saja, banyak yang beralih dari commuter line ke kereta ekonomi, jadi siap-siap saja KRL menjadi tambah tidak manusiawi,’ jelasnya.

Nurcahyo menuturkan pada kenyatannya KRL ekonomi mulai dihilangkan pelan-pelan, sehingga mau tidak mau para penumpang harus naik commuter line.

“secara sistematis kita pikir tidak adil, kalau mau melakukan penyelesaian step by step harus diselesaikan terlebih dahulu masalah e ticketing, dimana dari tahun 2009 belum selesai,” ungkapnya.

Nurcahyo mernambahkan dari pihaknya akan melakukan aksi demonstrasi apabila tuntutan para penumpang tidak diakomodir.

“Kita lihat sebulan dua bulan janji-janji mereka bener nggak omongannya, selain itu kita menuntut standar pelayanan minimum, seperti AC nya nyala, keterlambatan jangan parah, masalah keamanan dan gangguan segala macam penumpang ada kompensasinya,” tutupnya.


(ndu/fjp)


Berita Terkait