Informasi yang diperoleh, kebakaran berasal dari ruangan 7 Jabbal Nur, yang ditempati 56 jamaah haji laki-laki asal Bolmong Raya, Minggu (30/9/2012) pukul 16.20 WITA. Tiba-tiba gedung itu berasap tebal. Tiga mobil pemadam kebakaran (Damkar) Pemkot Manado pun didatangkan untuk memadamkan api.
"Kami sempat panik dan langsung berhamburan keluar ruangan. Tapi karena api belum membesar kami lakukan pemadaman seadanya," ujar Sayrifudin Taib (52) jemaah asal Kotamobagu kepada detikcom, Minggu (30/9/2012).
Lanjutnya, asal api berasal dari plafon yang terlihat sudah rusak dan diduga karena korsleting listrik. "Kaget lihat ada api, saya langsung cari meterannya dan mencabut sekringnya," tandas Sayrifudin.
Sementara itu, Sekretaris Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Sulut, Abdul Aziz Tegela mengatakan kebakaran ini tidak mengganggu jadwal keberangkatan jemaah haji asal Sulut ke tanah suci Mekkah, Saudi Arabia.
"Mereka tetap berangkat, akomodasi dan paspor mereka tidak ikut terbakar, karena hanya plafon saja," terang Tegela.
Rencananya, 56 jamaah haji asal Bolmong Raya yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 5, akan diberangkatkan Senin (1/10/2012) pukul 04.00 WITA. "Jam 12 malam ini mereka sudah harus ke Bandara Sam Ratulangi," pungkas Tegela.
(trw/trw)











































