Polisi menggeledah sekretariat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Wamena, Jayawijaya. Mereka menemukan dua bom siap ledak, detonator, dan serbuk bahan peledak.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Boy Rafli Amar menyatakan, pada hari Jumat (28/9/2012) sekitar pukul 10.00 WIT, polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah salah satu aktivis KNPB, Pilemon Elosak terdapat bahan serbuk. Setelah dicek, selain serbuk yang terbungkus dalam plastik warna hitam, polisi juga menemukan detonator.
"Dari hasil pengembangan, bahan peledak juga ada di tiga posko KNPB, di Kampung Abusa, Elabukama, dan Honailama," kata Boy dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Minggu (30/9/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ditemukan 1 bom pipa ukuran 16 cm beserta detonator dan 1 botol kaca yang siap ledak juga," kata Boy.
Dalam penggeledahan yang berakhir pada pukul 20.55 WIT, polisi juga menemukan CD Papua Merdeka, jeriken berisi 3 liter bensin, wadah bahan peledak, bendera Bintang Kejora, uang Rp 13,6 juta, senapan angin, dan lain-lain.
Saat ini, polisi masih mengembangkan kasus tersebut. Belum bisa disimpulkan apakah temuan ini berhubungan dengan ledakan di kantor DPRD dan pos lalu lintas beberapa waktu lalu. Kondisi dilaporkan kondusif.
(trw/nrl)











































