Setelah 9 hari di Madinah, hari ini, Minggu (30/9/2012), mereka melanjutkan perjalanan menuju Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah hingga puncak haji saat wukuf di Arafah. Saat menuju Mekkah, jamaah sudah mengenakan pakaian ihram sejak dari pemondokan. Mereka akan tinggal selama 29 hari di Mekkah dan setelah itu menuju Jeddah untuk kembali ke tanah air.
Selama di Madinah, banyak jamaah haji Indonesia yang mulai berbelanja baik untuk bekal selama tinggal di Mekkah maupun oleh-oleh untuk sanak keluarga di tanah air. Oleh-oleh yang sudah dibeli di antaranya kurma, sajadah, dan tasbih dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tas bawaan lebih kecil seharusnya bisa ditaruh di dekat kursi tempat duduk atau lorong bus. Namun karena sudah penuh, oleh kru bus, tas-tas tersebut terpaksa ditaruh di atap bus. Tas-tas itu diikat menjadi satu dan ditutup kain plastik agar tidak jatuh selama perjalanan.
"Ada yang menambah bekal selama tinggal di Mekkah 29 hari, namun ada pula yang sudah beli oleh-oleh untuk keluarga," ungkap Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Akhmad Jauhari seusai melepas jamaah haji JKS 1 di Wafadah Zahra Hotel, Minggu (30/9/2012).
Sesuai ketentuan penerbangan, lanjuut dia, jamaah hanya diperbolehkan membawa barang bawaan sebanyak 32 kg. Bila ada kelebihan biasanya mereka menitipkan ke kargo. Perusahaan-perusahaan kargo akan mendatangi pondokan-pondokan jamaah untuk menawarkan jasa pengiriman.
"Mereka akan datang door to door untuk menawarkan jasa pengiriman. Jamaah juga tidak boleh membawa air zamzan di pesawat," kata Jauhari.
(bgk/trw)











































