Waketum PD: Usulan Capres dari 3 Besar Parpol Relevan

Waketum PD: Usulan Capres dari 3 Besar Parpol Relevan

M Rizki Maulana - detikNews
Minggu, 30 Sep 2012 04:28 WIB
Jakarta -
Wakil Ketua Umum PD, Max Sopacua menganggap relevan usulan hanya parpol yang menduduki posisi 3 besar yang bisa mengusung capres pada pilpres 2014. Menurutnya dengan adanya sistem ini membuat tidak ada lagi pengabaian terhadap pemenang parpol pemenang pemilu.
"Pemikiran ini sangat relevan. Artinya bahwa dalam pengusungan capres tidak ada lagi pengabaian terhadap aspek pemenang pemilu," ujar Max saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (29/9/2012). 
Menurut Max, dengan adanya aturan seperti ini bisa membuat capres-capres yang nantinya diusung bisa menjadi memang merupakan orang-orang terpilih. Sehingga tokoh yang maju dalam pilpres adalah tokoh yang sudah pasti memiliki kemampuan karena didukung oleh partai pemenang pemilu. 
"Dengan adanya mekanisme ini, nantinya jangan orang tidak mampu dan tidak menang pemilu malah maju capres," terang Max. 
Ketua Majelis Nasional Partai NasDem Surya Paloh menilai lebih baik pada pilpres 2014 mendatang capres berasal dari partai besar. Terutama partai yang menduduki peringkat 3 besar pada pemilu legislatif (pileg). 
"Kriteria NasDem menawarkan, untuk memberikan pendidikan politik dengan baik. Yang bisa mencapreskan itu parpol yang mempunyai urutan hasil Pileg nomor 1, 2 dan 3," ujar Surya Paloh, kepada wartawan di sela-sela acara Pelantikan Lembaga Sayap Partai NasDem Jawa Timur di Gelora Pancasila Surabaya, Sabtu (29/9).
Dia menambahkan dengan adanya syarat tersebut, maka nantinya parpol yang tidak masuk urutan 1 sampai 3 pada Pileg 2014 tidak bisa mencalonkan presiden. Ia menegaskan, pemikiran tersebut bukannya mengurangi hak warga negara Indonesia baik dari parpol maupun non parpol mencalonkan presiden.
"Yang ke 4, 5 dan seterusnya mendukung aja deh. Jangan ikut bertarung. Bukannya saya ingin mengurangi hak. Tapi kita punya sistem mekanisme untuk ikut memberikan pilihan yang terbaik," tegasnya.
(riz/ahy)


Berita Terkait