"Pemberangkatan akan dimulai pada hari Minggu sejak pukul 06.00 WAS," kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, Akhmad Jauhari, di kantor Misi Haji Indonesia, Sabtu (29/9/2012).
Dia mengatakan jadwal pemberangkatan sudah tersusun sejak Subuh hingga sore hari. Masing-masing sektor sudah memberitahukan kepada ketua kloter mengenai jadwal pemberangkatan menuju Mekkah yang akan memakan waktu sekitar 7 jam.
Untuk pemberangkatan pertama, Jauhari meminta pada jamaah sejak pukul 03.00 WAS sudah menurunkan koper/barang bawaan sebab bis sudah siap 3 jam sebelum keberangkatan.
"Jamaah juga sudah mandi dan dianjurkan sudah berpakaian ihram, setelah itu baru salat subuh di masjid. Kami menganggap salat arbain mereka sudah lengkap," katanya.
Menurut dia, Masjid Bir Ali merupakan cek point dan pemeriksaan akhir di Madinah sebelum menuju Mekkah. Saat tiba di Masjid Bir Ali yang berjarak sekitar 15 menit dari Madinah, jamaah langsung berwudhu. Di tempat itu mereka langsung melakukan salat 2 rakaat serta niat umroh dan harus mematuhi larangan-larang ihram.
"Hendaknya jamaah jangan mandi di Bir Ali karena tempat terbatas dan pasti akan antre. Di tempat itu tidak lama sekitar 30-an menit sehingga tidak menganggu jadwal keberangkatan," katanya.
Mengenai jamaah yang sakit dan menjalani perawatan di BPHI dia mengatakan proses evakuasi jamaah akan menggunakan mobil ambulans setelah ada pemeriksaan akhir dari dokter BPHI.
"Kita akan berangkatkan pada hari yang sama berdasarkan hasil cek dokter," pungkas dia.
(bgk/aan)











































