"Fitra ingin melanjutkan sekolah lagi, tapi juga kita melihat korban bagaimana perasaannya," kata Hamidah Abdurrahman, salah satu anggota Kompolnas, di Mapolres, Jl Wijaya II, Kebayoran Baru, Jaksel, Sabtu (29/9/2012).
Selain itu pihak kompolnas juga masih mencari faktor kenapa Fitra menjadi beringas. Fitra mengaku saat itu dia hanya ingin menakut-nakuti saja dan tidak bermaksud melukai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Adi Bapaknya sudah meninggal, dia punya dua saudara, selama ini pamannya yang membiayai sekolahnya," lanjut Hamidah.
Kompolnas datang ke mapolresta jakarta Selatan datang untuk menjenguk Fitra (tersangka tawuran SMA 6 dan SMA 70), Adi, Galih, dan Eko (tersangka pembunuhan tawuran Manggarai). Saat ini mereka berada di Unit VI PPA Mapolresta Jaksel.
(gah/gah)











































