"Pesawat total loss dan penerbang dinyatakan meninggal dunia," tutur Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Umar Sugeng Haryono dalam jumpa pers di Lanud Husein Sastrangera, Bandung, Sabtu (22/9/2012).
Bahan bakar yang dibawa pesawat menyebabkan gedung yang ditimpanya terbakar. Sedangkan pesawat sendiri terbakar di bagian depannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Umar menjelaskan, pesawat jatuh pada pukul 11.42 WIB. Pesawat jenis Bravo 202 itu take off pada pukul 11.37 WIB, lalu setelah 3 menit mengudara pesawat tidak bisa dikendalikan.
"3 Menit mengudara mau akrobatik terjadi accident," kata Umar.
(gah/aan)











































