"Pembahasan ini menjadi suatu tradisi setiap tahun, trilateral Indonesia, Timor Leste, dan Australia," terang Menlu Marty Natalegawa di PTRI New York, Jumat (28/9/2012).
Pembahasan menyangkut mulai dari kemajuan pembangunan di Timor Leste, proses demokrasi di negara itu, hingga rencana pembukaan jalur penerbangan yang menghubungkan ketiga negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini untuk meningkatkan konektivitas antar negara, dalam kerangka ASEAN," imbuhnya.
Pertemuan segitiga ini sudah terjalin selama 10 tahun. Pertemuan rutin digelar setiap tahun sekali.
"Indoensia menawarkan master plan, paling tidak sejumlah program unggulan agar pemerintah ketiga negara bisa satu kesatuan. Mulai dari pariwisata hingga yang lainnya," jelasnya.
(ndr/rmd)











































