"Hal ini (tawuran pelajar) terjadi bukan karena kelalaian, tapi pengabaian dan tidak ada perhatian sama sekali dari pemerintah. Kalau kelalaian kan insidensial, tapi kejadian-kejadian ini seperti diprogram. Menurut saya, hal inilah yang menyebabkan nilai-nilai Pancasila pada generasi muda tidak terlihat lagi," kata Japto di sela-sela musyawarah wilayah Pemuda Pancasila XI DKI Jakarta di Hotel Twin Plaza, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (28/09/2012).
Japto mengatakan organisasi yang dia pimpin tetap bergerak menanamkan nilai-nilai Pancasila pada berbagai elemen masyarakat. Upaya penegakan semangat Pancasila dan nasionalisme menjadi perhatian utama Japto, khususnya untuk pelajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Musyawarah wilayah Pemuda Pancasila tersebut dihadiri oleh sekitar 500 anggota yang mengenakan baju loreng berwarna oranye dan hitam. Musyawarah ini juga memperhatikan persoalan terkini terkait perilaku menyimpang para pelajar dalam lingkaran kekerasan.
(vid/trq)











































