Tabungan Pendidikan Harus Sesuai dengan Prestasi Siswa
Selasa, 07 Sep 2004 18:30 WIB
Jakarta - Praktisi pendidikan Dr Arif Rahman mengimbau kepada semua sponsor beasiswa pendidikan agar tidak mengait-kaitkan beasiswa dengan dunia politik dan memberikan beasiswa sesuai dengan prestasi peserta didik."Bantuan pendidikan jangan dikait-kaitkan dengan dunia politik," komentar Arief Rahman dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (7/9/2004). Pendapatnya menyusul tabungan pendidikan bertajuk Indonesia Sukses senilai Rp 14,1 miliar yang cara mendapatkannya, sayangnya, harus dengan cara diundi."Pada dasarnya saya setuju dengan semua bantuan yang ditujukan bagi pengembangan pendidikan," kata Kepala Sekolah Lab School ini.Meski demikian, beasiswa haruslah memiliki kriteria yang jelas. Setidaknya ada tiga kriteria kepada siapa beasiswa pantas diberikan. Pertama, tingkat kerajinan dan prestasi akademisnya. Kedua, kondisi perekonomian yang notabene harus dari kalangan menengah ke bawah. Ketiga, prestasi dalam kegiatan ekstrakulikuler yang diikutinya.Seperti diberitakan, undian tabungan pendidikan Indonesia Sukses boleh diikuti siapa saja, pelajar atau bukan, berprestasi atau tidak. Undian digelar oleh Yayasan Investigasi, Mediasi dan Monitoring (YIMM).
(nrl/)











































