"Mudah-mudahan tim ini dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Tim ini dipayungi oleh Palang Merah Myanmar dan Pemerintah Myanmar. Pelajari kultur di sana, sebagai palang merah kita tidak ikut pemihakan, kita berusaha mewujudkan perdamaian. Semoga bekerja kita ini sebagai dianggap sebagai amal dan ibadah bagi kemanusiaan," ujar JK di Kantor PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012).
Pada kesempatan yang sama Sekjen PMI Budi Atmadi Adi Putro menyebut tim ini nantinya akan terbagi menjadi dua sub-tim. Sub-tim yang pertama akan mengunjungi Sittwe, dan sub-tim kedua akan mengunjungi Maungdaw. Dua tempat itu merupakan lokasi kerusuhan sektarian Rohingya vs Rakhine. Misi mereka adalah memberikan bantuan dalam menangani permasalahan medis dan sanitasi.
"Selain misi tersebut, tim juga akan mendistribusikan beras sebanyak 100 ton dan sarung sebanyak 50 ribu lembar. Tim ini akan berangkat pada Minggu (30/9) pekan ini," terang Budi.
Dalam acara pelepasan ini, JK memberikan karangan bunga terhadap salah satu relawan yang akan berangkat. Tim ini nantinya akan berada di Myanmar selama kurang lebih dua bulan. Untuk pengiriman relawan ini PMI mengeluarkan dana sebesar Rp 4 miliar yang berasal dari donasi masyarakat.
(riz/nrl)











































