Berikut kronologi pelarian Doyok berdasarkan informasi dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto dan Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Adex Yudiswan, yang meringkus Doyok:
24 September 2012
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
25 September 2012
Sekitar pukul 06.00 WIB Doyok tiba di Yogyakarta. Setelah sampai dia sempat menginap di sebuah hotel di dekat Jl Malioboro. Doyok hanya sebentar di hotel tersebut, dia check in pukul 08.00 WIB kemudian keluar sekitar pukul 12.00 WIB.
Polisi yang sempat melakukan pengecekan di hotel-hotel di Yogyakarta gagal menemukan Doyok di hotel tersebut. Saat petugas tiba di hotel itu, Doyok sudah check out. Ternyata Doyok pindah ke tempat indekos Adi di Condong Catur. Adi adalah teman dari DD.
26 September 2012
Adik Doyok berinisal D kemudian berangkat ke Yogyakarta dengan ditemani GP. Polisi telah mendapatkan informasi mengenai kedatangan D tersebut. Petugas kemudian berjaga-jaga di terminal bus di Yogyakarta.
27 September 2012
D dan GP tiba pagi hari di Yogyakarta sekitar pukul 06.00 WIB. Begitu turun dari bus, petugas langsung menghampiri mereka dan menayakan lokasi Doyok. Namun mereka mengaku tidak mengetahuinya karena akan dijemput begitu sampai di Yogyakarta. Petugas kemudian meminta D menghubungi orang yang menjemputnya ternyata yang menjemput adalalah kakak Doyok, DD, dan rekannya, Adi.
Petugas kemudian berangkat menuju kosan Adi yang berlokasi di Jalan Srayen Wetan, Kalimari, RT 06/035 Condong Catur. Sekitar pukul 07.00 WIB petugas meringkus Doyok. Saat ditangkap Doyok sedang menonton infotainment. Saat itu Doyok sudah bersiap untuk pergi. Dia sudah mengepak barang-barangnya dan sudah siap meninggalkan kosan itu. Rencananya Doyok akan pergi ke Banyuwangi.
Petugas langsung menerbangkan Doyok ke Jakarta. Sedangkan D, DD dan GP dibawa petugas menuju Jakarta melalui perjalanan darat.
(nal/nrl)











































