Jenazah Munir Masih di Schiphol
Selasa, 07 Sep 2004 16:47 WIB
Den Haag - Jenazah aktivis HAM Munir SH, saat ini tertahan di Bandara Internasional Schiphol, Amsterdam, karena masih harus diperiksa satuan khusus Marechaussee.Informasi tersebut disampaikan Sales Manager Garuda di Amsterdam, Tony Ali, kepada wartawan detikcom di Belanda, Eddi Santosa, melalui kontak telpon hari ini Selasa (7/9/2004) jam 11.17 waktu setempat atau jam 16.17 WIB. Manajer lokal Garuda, Taufik, tidak bisa dihubungi karena sedang berada di Indonesia.Menurut Tony, pihaknya juga baru tahu sepuluh menit lalu mengenai adanya penumpang Garuda yang meninggal dalam perjalanan. "Penumpang meninggal 2 jam sebelum pesawat mendarat dan saat ini jenazahnya masih di Schiphol karena masih harus diperiksa oleh Marechaussee," demikian Tony.Mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya dengan jenazah Munir, Tony mengatakan bahwa hal itu tergantung keluarga dan otoritas bersangkutan. Dengan kata lain tergantung hasil pemeriksaan yang dilakukan Marechaussee dan apa langkah pejabat berwenang melalui perwakilan Indonesia (KBRI) di Den Haag.Tony kemudian terkesan menghindar untuk memberi keterangan lebih lanjut karena merasa hal itu bukan wewenangnya.Sementara itu, menurut data di situsweb Garuda di Belanda, pesawat Garuda yang ditumpangi Munir dari Jakarta (6/9/2004) adalah bernomor penerbangan GA 974, melalui Singapura, dan mendarat di Schiphol hari ini (7/9/2004) jam 08.10 waktu setempat. Saat berita ini diturunkan, waktu di Belanda menunjukkan jam 11.45 atau 16.45 WIB, berarti jenazah Munir sudah tertahan sekitar 3 jam lebih sejak pesawat mendarat.
(es/)











































