"Penangkapan dilakukan pada Kamis (27/9/2012) pukul 11.00 WITA," ungkap Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Agus Riyanto, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2012).
Hasil analisa menyebutkan bahwa H alias WF terlibat dalam kasus terorisme di Surakarta dan sekitanyar. Pria yang pernah mengikuti pelatihan militer di Poso tersebut pernah memberikan senjata api kepada P yang juga diduga sebagai anggota jaringan terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keterangan mengenai WF alias H diperoleh dari seorang terduga teroris berinisial N yang ditangkap di Kartosuro, Jawa Tengah, awal Juli tahun ini. Barang bukti yang diamankan dari N ketika ditangkap adalah cairan kimia sejenit nitro glyserin, pipa paralon dan serbuk black powder.
"Semuanya masih diselidiki Puslabfor dan sedang dikembangkan penyelidikan terhadap jaringannya," sambung Agus.
(lh/nrl)











































