Ini yang Dirasakan Supiyati Setelah 75 Jarum Dikeluarkan dari Kakinya

Ini yang Dirasakan Supiyati Setelah 75 Jarum Dikeluarkan dari Kakinya

- detikNews
Jumat, 28 Sep 2012 14:57 WIB
Ini yang Dirasakan Supiyati Setelah 75 Jarum Dikeluarkan dari Kakinya
Foto: muhammad afifi/detikcom
Bantul - Dari kaki Supiyati (25), tim medis berhasil mengeluarkan 71 jarum, paku, dan kawat. Lalu dua jarum dan dua kawat keluar dengan sendirinya saat seorang ustaz membacakan ayat-ayat suci Alquran. Apa yang dirasakan Supiyati?

"Yang di kaki sudah tidak terlalu nyeri. Tapi di sebelah dada bagian kiri dan perut rasanya sakit," kata Supiyati di RS Nurhidayah, Trimulyo, Jetis, DIY, Jumat (28/9/2012).

Pada operasi pertama, Rabu (26/9/2012) malam, tim medis mengangkat 69 benda asing berupa 28 jarum dan 2 paku berkarat dari kaki kiri Supiyati. Sementara di kaki kanan, didapati 34 jarum dan 5 batang paku. Puluhan jarum dan paku itu rata-rata memiliki panjang mulai 3 cm hingga 10 cm.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada operasi kedua yang dilakukan beberapa jam setelahnya, tim medis mengangkat 2 benda asing lainnya. Sehingga total jarum, paku, dan kawat yang berhasil diangkat berjumlah 71 buah.

Meski dinyatakan sudah bersih dari benda asing berdasarkan hasil foto scan, hari ini, Jumat (28/9/2012), dua jarum dan dua kawat keluar lagi dari kaki Supiyati. Ke-4 benda tersebut keluar setelah ustaz dan keluarga membacakan ayat suci Alquran di RS.

"Selama saya belum dinyatakan sembuh, saya masih ingin dirawat. Saya khawatir masih ada jarum dan paku. Saya jauh-jauh datang dari Sumatera ke Jawa untuk mencari kesembuhan," kata Supiyati.

Supiyati
merasakan keanehan pada tubuhnya usai menikah pada Juni 2010 silam. Usai melangsungkan pernikahan, ia pingsan. Seminggu kemudian, tubuhnya terasa sakit dan mulai mengeluarkan jarum, paku, atau benda lainnya.

Perempuan asli Dlingo, Bantul, yang kemudian pindah ke Sumatera itu mengaku telah berobat secara medis dan alternatif, tapi tak menuai hasil. Akhirnya Supiyati pulang ke Bantul dan dioperasi di RS Nurhidayah, Bantul.


(try/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads