Berprestasi Dalam Ajang Internasional, Petugas Damkar DKI Layak Dapat Bonus

Berprestasi Dalam Ajang Internasional, Petugas Damkar DKI Layak Dapat Bonus

Ray Jordan - detikNews
Jumat, 28 Sep 2012 13:57 WIB
Jakarta - DPRD DKI Jakarta mendesak agar Pemprov DKI Jakarta memberikan apresiasi kepada petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar PB) yang berhasil menjadi juara umum dalam ajang kompetisi keterampilan penanganan bencana bertaraf internasional Civil Defence Skills Competition, di Singapura. Apresiasi yang dimaksud berupa bonus bagi para peserta berprestasi tersebut.

"Prestasi Dinas Damkar dan PB sangat membanggakan Pemprov DKI dan Indonesia, jadi sudah sepantasnya mereka mendapatkan bonus besar," ujar Wakil Ketua DPRD DKI, Inggard Joshua, di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (28/9/2012).

Selain bentuk apresiasi, Inggard mengatakan bonus diharapkan menjadi pemompa semangat petugas Damkar lainnya untuk dapat bekerja lebih baik lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Inggard, bentuk apresiasi tersebut dinilai wajar, karena kontingen Dinas Damkar dan PB DKI telah berjuang dengan baik dan mengahrumkan nama Indonesia, khususnya Jakarta.

"Pemprov DKI jangan pilih kasih, kalau atlet PON yang berjuang atas nama daerah saja diberikan bonus ratusan juta, maka penghargaan yang sama juga harus diberikan untuk petugas pemadam yang meraih juara umum," ujarnya.

Dia pun berharap agar petugas pemadam tetap menjadi garda terdepan dalam musibah kebakaran dan bencana yang kerap terjadi di ibukota ini.

"Selain prestasi dan kebanggaan ini, ada hal yang lebih penting yaitu bagaimana menanggulangi setiap bencana yang ada di Jakarta," tukasnya.

Diketahui, kontingen Indonesia yang diwakilkan oleh petugas Damkar dan PB DKI Jakarta meraih predikat juara umum dalam ajang kompetisi di Singapura yang digelar 5-12 September lalu. Dinas Damkar dan PB DKI mengirimkan empat orang petugas pemadam yaitu, Jumadi, Muhamad Setya, Herman Panang, dan Rudy Wibowo. Rombongan tersebut juga mengikutsertakan Eduard F Souhoka selaku ketua kontingen dan Saepuloh sebagai pelatih.

Kompetisi itu sendiri diikuti oleh 11 negara. Kesebelas negara itu adalah, Singapura, Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, Myanmar, Thailand, Filipina, Makau, Hongkong, Bangladesh, dan Australia.

Kontingen Indonesia pun menjadi juara umum dengan menggondol empat medali emas dan tiga medali perak.

(jor/aan)


Berita Terkait