Hari Imbau Massa Capres yang Kalah Tak Ngamuk
Selasa, 07 Sep 2004 14:10 WIB
Jakarta - Menko Polkam ad interim Hari Sabarno mengimbau massa calon presiden tidak bersikap anarkis bila capres yang didukungnya kalah dalam Pemilu Presiden putaran kedua. Ia optimis masyarakat pada umumnya akan bisa menerima siapa pun yang kalah."Saya kira kalau ngamuk itu untuk kepentingan apa? Jadi akan merugikan masyarakat itu sendiri," kata Hari usai diskusi Forum Wawasan Kebangsaan di kantor Menko Polkam, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (6/9/2004). Hari menyatakan, potensi konflik dalam Pilpres kedua memang ada terutama bila terjadi polarisasi massa menjadi dua kubu. Namum ia optimis masyarakat bisa dewasa menyikapi hasil Pilpres. "Dua kali Pemilu toh tak terjadi apa-apa. Media massa saya minta untuk tidak ikut memanas-manasi," kata Hari. Sementara untuk meredam mobilisasi massa, Hari meminta agar massa kampanye yang ditetapkan KPU hanya 3 hari itu dipatuhi. "Saya kira KPU sudah berkomitmen dalam pelaksanaan Pemilu yang jujur dan adil dan itu menjadi komitmen kita bersama," demikian Hari.
(iy/)











































