Tren penahanan di hari Jumat selama ini dikenal sebagai 'Jumat Keramat'. Selain istilah 'Jumat Keramat' ada juga tren penahanan usai pemeriksaan perdana yang mengintai setiap tersangka di KPK.
Nah, entah kebetulan atau tidak, KPK menjadwalkan memeriksa Djoko Susilo hari ini. Namun melalui kuasa hukumnya, Djoko belum memastikan apakah akan datang atau tidak dalam pemanggilan kali ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hotma akan mempelajari lebih dulu panggilan itu. Meski begitu ia mengaku memang sudah menerima surat dari KPK.
Sejauh ini sudah cukup banyak tersangka yang ditahan KPK pada hari Jumat. Di antaranya adalah Wali Kota Cilegon Aat Syafaat. Sebelum Aat, Angelina Patricia Sondakh juga ditahan di hari Jumat. Padahal saat itu ia baru diperiksa untuk pertama kali.
Hari Jumat juga menjadi hari yang tidak bersahabat bagi Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro. Politikus PDIP yang tersangkut kasus suap anggota DPRD Kota Semarang ini langsung ditahan setelah diperiksa delapan jam, Jumat, 30 Maret 2012 lalu.
Kelabu di hari Jumat bagi tersangka kasus pengadaan alat kesehatan Rustam Syarifudin Pakaya. Ia masuk sel pada Jumat, 20 April 2012. Sial di hari Jumat juga terjadi pada Bupati Siak Arwin A.S. yang terlibat kasus korupsi hutan, dan bekas Menteri Dalam Negeri Hari Sabarno yang tersangkut kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran. Keduanya sama-sama ditahan pada Jumat, 25 Maret 2011.
Hal yang sama menimpa, sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Sutedjo Yuwono yang tersandung kasus alkes rumah sakit rujukan flu burung tahun 2006. Ia ditahan Jumat, 7 Februari 2011.
Apakah Djoko Susilo memenuhi panggilan KPK? Apakah KPK akan kembali langsung menahan tersangka yang diperiksanya setiap hari Jumat? Kita tunggu.
(mok/rvk)











































