"Banyak negara baru yang mudah menjadi anggota. Tapi Palestina sudah puluhan tahun, ini injustice," kata Menlu Marty Natalegawa usai bertemu menteri-menteri negara ASEAN di markas PBB di New York, AS, Kamis (27/9/2012).
Marty mengomentari ini terkait sikap PBB yang belum memberi sinyal positif untuk Palestina. Posisi Palestina masih sebagai pengamat permanen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marty menegaskan komitmen Indonesia yang mendukung hak keanggotaan penuh bagi Palestina di PBB. Marty pun mengajak negara Timur Tengah dan yang peduli dengan Palestina untuk bersama-sama memperjuangkannya.
"Kita dukung 100 persen," tegasnya.
(ndr/mok)











































