"Ayahnya inisial RD, bukan pejabat negara. Tapi pengusaha mebel di Bali," terang Nazarudin di Mapolres Jakarta Selatan, Jl Wijaya, Jakarta, Kamis (27/9/2012).
Nazarudin menjelaskan, Doyok berasal dari keluarga sederhana. Sang ibu yang tidak hadir menemani pemeriksaan anaknya di Mapolres Jaksel, merupakan seorang ibu rumah tangga pada umumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayah Doyok, baru mengetahui bahwa anaknya menjadi pembunuh dari mulut sang adik. Nazarudin mengatakan, keluarga sangat kaget mendengar pemberitaan yang selalu menyebut nama anaknya.
"Untuk kasusnya kita serahkan ke pihak kepolisian saja," ungkapnya.
(rvk/mok)











































