"Dia merasa puas karena sudah balas dendam karena dari sekolahnya ada yang mati juga tahun 2011," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Hermawan, di Mapolres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya II, Kamis (27/9/2012).
Meskipun mengaku puas telah menusuk Deny, namun AD menyebut dia tidak dengan sengaja mengincar Deny. Menurut Hermawan, AD hanya memilih targetnya secara acak. Dia menambahkan saat ini pihaknya masih menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan terhadap psikologis terhadap AD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deny tewas setelah menjadi korban tawuran di Jl Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu siang. Pelaku penusukan Deny adalah siswa SMK Kartika Zeni berinisial AD. Kepada Mendikbud M Nuh di tahanan semalam, AD mengaku puas meski agak menyesal telah membunuh Deny.
Polisi juga sudah menangkap dua orang yang diduga terkait dengan tawuran di Manggarai itu. Dua orang tersebut berinisial EK dan GL yang ditangkap di rumahnya di daerah Manggarai, Jakarta Selatan, pada Rabu malam. Peran kedua tersangka ini adalah ikut memukul dan menendang korban Deny. Untuk sementara keduanya sudah ditahan di rutan Mapolres Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
(/)











































