"Untuk sektor Bir Ali sudah kita cek persiapannya. Saat ini petugas sudah siap melayani," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Ahmad Jauhari di kantor Misi Haji Indonesia, Kamis (27/9/2012).
Jauhari mengatakan, semua petugas di Bir Ali dengan petugas sektor I-IV dan seksi bimbingan ibadah sudah berkoordinasi, termasuk penyusunan jadwal keberangkatan bersama Muasasah Adila. Hal ini dilakukan agar semua berjalan lancar dan tidak ada penumpukan jamaah di Bir Ali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apabila berangkat setelah salat Subuh, biasanya persiapan telah dilakukan sejak pukul 04.00 WAS. Semua barang sudah diturunkan dan bus telah ada sekitar tiga jam sebelum jamaah berangkat. Jamaah sudah mempersiapkan diri sebelumnya. Misalnya, sudah mandi dulu sebelum tiba di Bir Ali.
"Kami akan meminta para kepala sektor mengingatkan kembali pada tiap kloter agar telah menggunakan pakaian ihram sejak dari pemondokan untuk memudahkan proses di Bir Ali," katanya.
Dia menambahkan Bir Ali adalah tempat miqat bagi penduduk Madinah yang akan berumrah atau berhaji. Hal itu telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Masjid Bir Ali hanya berjarak kurang lebih 20 menit dari Madinah.
Jarak Bir Ali ke Mekah sekitar 450 km yang biasa ditempuh dalam 4-6 jam. Sepanjang jalan itu pula, jamaah mulai mematuhi beberapa larangan ihram.
(bgk/trw)










































