"Setelah operasi pertama, kita lakukan scan. Ternyata masih ada benda asing di kaki kanan, lalu kita operasi lagi," kata dokter RS Nurhidayah Bantul, dr Arrus Ferry, di RS Pleret, Bantul, Yogyakarta, Kamis (27/9/2012).
Pada operasi pertama yang dilakukan mulai pukul 21.00 WIB, Rabu (26/9), tim medis menemukan 30 benda yang terdiri 28 jarum dan 2 paku berkarat. Sementara di kaki kanan didapati 34 jarum dan 5 batang paku. Puluhan jarum dan paku itu rata-rata memiliki panjang mulai 3 cm-10 cm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Supiyati tergolek lemah di Ruang Shafa No 15 RS Nurhidayah. Beberapa kerabat menungguinya.
Supiyati merasakan keanehan pada tubuhnya usai menikah pada Juni 2010 silam. Usai melangsungkan pernikahan, ia pingsan. Seminggu kemudian, tubuhnya sakit dan mulai mengeluarkan jarum, paku, atau benda lainnya.
Perempuan asli Dlingo, Bantul yang kemudian pindah ke Sumatera itu mengaku telah berobat secara medis dan alternatif, tapi tak menuai hasil. Akhirnya Supiyati pulang ke Bantul dan dioperasi di RS Nurhidayah, Bantul.
(try/nwk)











































