Korban nekat mengakhiri hidupnya karena diduga tidak kuat menahan sakit sesak napas yang dideritanya sejak beberapa bulan ini. Korban ditemukan tak bernyawa di sal Angsa RSUD Wangaya, Jl Kartini, Denpasar, Rabu (26/9/2012).
Korban yang tinggal di Denpasar ini ditemukan sudah tidak bernayawa dengan kondisi kedua urat nadi tangannya berlumuran darah bekas disayat. Di samping jasad korban juga ditemukan pisau dapur yang biasa digunakan untuk mengupas buah.
"Awalnya biasa-biasa saja pas dijenguk, tapi tiba-tiba dia pamitan mau ke kamar mandi, tapi tidak ada yang tahu ternayata dia membawa pisau," kata kerabat korban Made Rudita, kepada wartawan, Rabu (26/9/2012).
Saat itu seorang kerabat lainnya bernama Lilik masih menunggu di luar kamar mandi, setelah satu jam lamanya tidak keluar, Lilik curiga dan berinisiatif untuk membuka pintu kamar mandi. Saat itulah, korban sudah ditemukan dalam kondisi terbaring di lantai kamar mandi dengan ceceran darah di kedua tangannya.
Perawat yang mendapatkan laporan ini pun dibuat heboh termasuk dengan beberapa pasien serta keluarga pembesuk lainnya. Berdasarkan pengakuan sejumlah kerabatnya, kuat dugaan korban nekat bunuh diri karena penyakit sesak napas yang dideritanya. Terlebih korban sempat mengeluhkan hal itu kepada beberapa kerabat lainnya.
(gds/van)











































