"Memang hasil peroleh suara pilegnya berapa? Loh kalau kita menang, katakan dapat 22 persen suara, kita pasti akan menentukan sikap sendiri," kata Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo, kepada detikcom, Kamis (27/9/2012).
Menurutnya, hasil perolehan suara dalam Pileg yang paling menentukan apakah PDIP akan berkoalisi dengan Gerindra atau partai lain. Jika perolehan suara PDIP kecil, tentu bisa saja koalisi untuk mengusung capres.
"Kita akan menjadi seksi nanti (jika dapat 22 persen PT). Gerindra ikut hayo, PAN ikut nggak, PKB, dan seterusnya. Problemnya sekarang kan hasil survei yang lolos 3,5 persen itu menurut urutan dari hari ini, Demokrat, Golkar, PDIP, Gerindra dan Nasdem, yang lain nggak lolos PT. Itu hasil survei loh. Apakah itu berlanjut sampai 2014 anda tanya lembaga survei," ungkap wakil ketua komisi II DPR itu.
Dia menjelaskan, maka sebetulnya terlalu dini untuk membicarakan koalisi partai dalam Pilpres 2014, karena itu masih lama dan akan ada banyak faktor yang menentukan.
"Maka kemudian konteks 2014 terlalu dini dibicarakan sekarang hanya mengambil sampel DKI, terlalu dini. Umpama, kalau gabungan PDIP-Gerindra kurang dari syarat minimum mengajukan capres, kita mau bicara koalisi? Ya nggak lah," kata Ganjar.
(bal/van)











































