Presiden SBY menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Mohamed Morsy. Dalam pertemuan itu, SBY tidak membahas secara spesifik mengenai protokol internasional untuk mencegah penistaan agama, proposal yang disampaikan SBY dalam Sidang Majelis Umum PBB.
Pertemuan antara SBY dengan Morsy berlangsung sekitar 20 menit di UN Bilateral Booth GA1, Lantai 2 GA Hall Balcony, Markas PBB, New York, AS, Rabu (26/9/2012). Dalam pertemuan ini, SBY didampingi sejumlah pejabat, yaitu Menlu Marty Natalegawa, Mensesneg Sudi Silalahi, anggota DPR Chandra Tirtajaya, dan Staf Khusus Presiden Bidang Luar Negeri Teuku Faizasyah.
Seusai pertemuan, Marty menjelaskan bahwa kedua presiden membahas dan bertukar pandangan sebagai sesama negara demokrasi untuk bekerja sama dan berbagi pengalaman dalam mendukung dan mendorong atas perubahan di negara Mesir. Kedua presiden juga saling mengundang untuk berkunjung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya apakah pertemuan itu membahas mengenai protokol internasional untuk mencegah penistaan agama, Marty mengatakan hal itu tidak secara khusus dibahas. "Itu tidak secara khusus dibahas. Namun saya kira proposal Presiden SBY kemarin saat ini sedang dalam koridor di PBB untuk dibahas banyak pihak, karena menciptakan suatu ketertarikan, apa yang diharapkan dan bagaimana tindak lanjutnya," kata Marty.
Di sidang PBB nanti, lanjut Marty, Indonesia akan bekerja keras untuk mencari bentuk paling tepat untuk mencari cara upaya-upaya agar ada pengaturan internasional yang menata dan mengelola masalah-masalah itu agar tidak terulang.
Ditanya mengenai ujung dari proposal protokol internasional pencegahan penisataan agama ini, Marty menjelaskan bahwa proposal itu beragam bentuknya. Umumnya, mungkin akan ada UU yang mengatur penistaan agama, di tingkat nasional, bukan global. Karena itu salah satu opsi nanti bisa diciptakan semacam model legislation atau semacam contoh UU nasional atau bahkan pada tingkat global secara langsung.
"Jadi opsinya beragam. Kami akan mencoba bekerja untuk mencari bentuk yang paling tepat," jelas dia.
Pertemuan Bilateral
Sementara itu, setelah bertemu Presiden Mesir, SBY juga melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Bulgaria Rosen Plevneliev. Setelah itu, Presiden bertemu Presiden Finlandia Sauli Niisito. Sebelum bertemu Presiden Mesir, SBY juga telah bertemu Presiden Majelis Umum ke-67 PBB Vic Jeremic.
Semua pertemuan bilateral itu berlangsung di UN Bilateral Booth GA1, Lantai 2 GA Hall Balcony, Markas PBB. Pertemuan bilateral itu masing-masing berlangsung sekitar 20 menit.
(asy/van)










































