"Perlu dilakukan lagi kebiasaan mengaji sehabis Maghrib. Kini kebiasaan ini kan hilang karena kalah dengan tayangan TV yang tidak mendidik dan hanya menayangkan film-film horor, klenik, dan lain-lain," kata Suryadarma Ali di sela launching Gerakan Maghrib Mengaji di Masjid Balaikota Yogyakarta, Rabu (26/9/2012).
Β
Menurut Menag, jika gerakan tersebut berhasil, maka gairah pergi ke mal, bisokop, maupun keluyuran di malam hari juga dapat dikurangi. Tidak hanya tawuran, tetapi narkoba, pornografi, pornoaksi atau perilaku negatif lainnya, dapat dicegah.
"Mengaji mengandung pendidikan karakter, sehingga mampu menghindarkan orang dari tindakan-tindakan negatif," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam dua hari terakhir, dua pelajar tewas akibat tawuran di Jakarta. Kemarin, tawuran terjadi di Bulungan, Jakarta Selatan dan hari ini, Rabu (26/9/2012), kejadian serupa terjadi di daerah Setiabudi, Jalan Minangkabau, Jakarta Selatan.
(trw/nrl)











































