Disdik DKI Siap Beri Sanksi Sekolah yang Pelajarnya Terlibat Tawuran

Disdik DKI Siap Beri Sanksi Sekolah yang Pelajarnya Terlibat Tawuran

M Iqbal - detikNews
Rabu, 26 Sep 2012 17:05 WIB
Disdik DKI Siap Beri Sanksi Sekolah yang Pelajarnya Terlibat Tawuran
Jakarta - Hanya dalam waktu tiga hari, tawuran antar pelajar di Jakarta berulang dan memakan korban jiwa. Dinas Pendidikan DKI Jakarta siap menerapkan reward dan punishment bagi sekolah-sekolah yang pelajarnya terlibat tawuran.

"Punishment bagi sekolah yang sering terlibat tawuran akan kita lakukan baik dalam konteks pembinaan maupun kemasyarakatan," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X bersama Dinas pendidikan DKI, Kepala Sekolah SMA 6, Kepala Sekolah SMA 70 dan Dirjen Pendidikan Menengah Kemendikbud, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain punishment, pihaknya juga akan mengapresiasi dengan reward sekolah-sekolah di Jakarta yang bisa menjaga muridnya untuk tidak terlibat tawuran. Meski pihaknya tidak menjabarkan kongkrit reward yang dimaksud.

"Saya rasa dengan menampilkan jati dirinya dengan menampilkan bahwa sekolahnya tidak termasuk yang terlibat tawuran itu merupakan reward yang dirasakan, dan ini kita jaga terus," kata Taufik.

Soal seberapa tegas reward dan punishment ini diberlakukan, Taufik hanya mengungkapkan bahwa dirinya menjamin tidak ada pendidikan tawuran di sekolah-sekolah Jakarta, yang mengakibatkan pelajar sekolah liar terlibat tawuran.

"Sekali lagi gambaran bahwa bisa dipastikan saya berani menjamin bahwa di sekolah pasti diberikan pendidikan, pembinaan yang kontruktif, edukatif, baik dalam kegiatan intrakulikuler, ekstrakulikuler maupun kegiatan lain tidak akan pernah ada pendidikan yang mengarah pada pendidikan tawuran apalagi menyakiti orang. Itu yang pasti kita jamin," jelasnya.

Apakah punishment itu berupa penurunan akreditasi sekolah? Taufik menyerahkan hal itu pada kemendikbud.

"Saya limpahkan karena akreditasi ini kan dari kementerian. Yang penting di Jakarta ini adalah pendidikan yang dikedepankan untuk memberikan layanan sebaik-baiknya," jawabnya diplomatis.

(bal/rmd)


Berita Terkait