Pemprov Sumsel Didesak Beri Sanksi Berat pada Pembakar Hutan

Pemprov Sumsel Didesak Beri Sanksi Berat pada Pembakar Hutan

- detikNews
Rabu, 26 Sep 2012 16:41 WIB
Pemprov Sumsel Didesak Beri Sanksi Berat pada Pembakar Hutan
Asap tebal di Sungai Musi (dok detikcom)
Palembang - Kabut asap yang melanda kota Palembang kian menebal. Selain mengganggu transportasi, kabut asap yang cukup tebal muncul di pagi dan sore hari, menyebabkan warga terserang penyakit saluran pernapasan. Pemprov Sumatera Selatan diminta memberikan sanksi kepada masyarakat dan perusahaan yang melakukan pembakaran hutan dan lahan agar kabut asap tak menjadi-jadi.

"Kabut asap ini selalu muncul setiap tahun, terutama di musim kemarau. Ini seharusnya dapat diatasi. Caranya dengan menghentikan berbagai aktivitas pembakaran hutan dan ladang, baik yang dilakukan masyarakat maupun perusahaan perkebunan," kata ketua Gerakan Muda Ikhlas, Muhammad Irfan Hafriyan, di sela-sela pembagian masker kepada para pengendara sepeda motor di kawasan Bukitbesar, Palembang, Rabu (26/9/2012).

Oleh karena itu, kata Irfan, organisasinya meminta pemerintah di Sumatera Selatan untuk memberikan sanksi yang keras terhadap individu maupun perusahaan yang melakukan pembakaran hutan dan ladang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengimbau masyarakat dan perusahaan untuk tidak bergantung pada energi fosil dan berupaya menggunakan energi bersih," katanya.

Irfan berharap masyarakat dan pemerintah daerah terus melakukan penghijauan berupa penanaman pohon, sehingga produksi oksigen dunia terus terjaga. Ia menilai Sumsel cukup peduli dengan penanaman pohon seperti dilakukan Kabupaten OKI yang terlibat dalam gerakan penanaman 100 juta pohon bersama jaringan kota hijau dunia.

Pembagian masker kepada para pengendara sepeda motor ini akan dilakukan Gerakan Muda Ikhlas hingga Kamis (27/09/2012) besok. "Besok kami akan membagikannya di Bundaran Air Mancur Palembang, sehingga
jumlah masker yang kami bagikan sebanyak 1000 buah," katanya.

(tw/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads