Siap Digelar, Musda Partai Demokrat Jateng Mendadak Ditunda

Siap Digelar, Musda Partai Demokrat Jateng Mendadak Ditunda

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 26 Sep 2012 16:26 WIB
Siap Digelar, Musda Partai Demokrat Jateng Mendadak Ditunda
Sukawi yang didampingi Dani Sriyanto menunjukkan faks dari DPP (angling ap/detikcom)
Semarang -

Musyawarah Daerah Partai Demokrat Jawa Tengah yang rencananya dilaksanakan di Hotel Grand Artos Aerowisata, Magelang tanggal 27 hingga 28 September 2012 ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah Sukawi Sutarip.

Penundaan dilakukan setelah DPD PD Jateng memperoleh faks dari DPP Partai Demokrat dengan surat Nomor: 291/INT/DPP.PD/IX/2012, jkt 25 September 2012, perihal: Penundaan Jadwal Musda II DPD Partai Demokrat Prov. Jawa Tengah.

"Kemarin malam jam 20:47 ada faks dari DPP isinya penundaan jadwal Musda Partai Demokrat Provinsi Jateng kedua," kata Sukawi, di kawasan Puri Anjasmoro, Semarang, Rabu (26/9/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surat yang dikirim melalu faks tersebut, lanjut Sukawi, ditandatangani Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum dan Sekjennya, Edhi Baskoro sebagai bentuk respons dinamika di internal Partai Demokrat Jawa Tengah.

"Melihat aktivitas organisasi yang begitu dinamis, ditunda sampai batas yang belum ditentukan," imbuhnya.

Sukawi yang didampingi Sekretaris Partai Demokrat Jateng, Dani Sriyanto, menambahkan, penundaan dilakukan juga karena melengkapi verifikasi Parpol. Padahal, menurut Sukawi, verifikasi sudah dilakukan sejak seminggu lalu dan tidak memiliki kendala berarti.

"Menurut perhitungan, verifikasi tidak sesulit ini, tapi ternyata ada permintaan dari KPU. Ini tidak terprediksi," jelas mantan Wali Kota Semarang tersebut.

Jika tidak ada penundaan, pada hari Rabu (26/9) ini, seharusnya para peserta Musda sudah mengikuti gladi bersih. Sukawi mengaku semua persiapan dari undangan dan pemesanan tempat sudah rampung.

"Perizinan dan undangan juga sudah. Kira-kira 90 persen selesai tinggal pelaksanaan. Kerugian sudah jadi risiko. Tidak ada yang mengeluh," terang Sukawi.

Sukawi menyebutkan tiga calon yang sudah muncul yaitu ketua komisi E DPRD Jateng, Alamsyah Sukawijaya, anggota komisi C DPRD Jateng, Prajoko Haryanto dan Bupati pekalongan, Amat Antono.

(alg/trw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads