Cegah Konflik, Komnas HAM Panggil Kemenhub Terkait Kenaikan Tarif KRL

Cegah Konflik, Komnas HAM Panggil Kemenhub Terkait Kenaikan Tarif KRL

Nala Edwin - detikNews
Rabu, 26 Sep 2012 11:16 WIB
Cegah Konflik, Komnas HAM Panggil Kemenhub Terkait Kenaikan Tarif KRL
Jakarta - Komnas HAM akan memanggil berbagai pihak yang terkait kenaikan tarif KRL Commuter Line pada Oktober 2012 mendatang. Langkah ini diambil lembaga tersebut untuk mencegah kenaikan tarif ini menimbulkan konflik di masyarakat.

"Salah satu tugas Komnas HAM untuk mencegah konflik, sebab itulah kita panggil pihak-pihak yang terkait kenaikan tarif ini," kata Komisioner Komnas HAM Syafruddin Ngulma Simeulue kepada detikcom, Rabu (26/9/2012).

Syafruddin mengatakan pertemuan itu akan dilakukan besok, Kamis (27/9) di Kantor Komnas HAM, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat. Pertemuan akan dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Pihak-pihak yang akan diundang dalam pertemuan itu adalah Komisi V DPR, Dirjen Perkeretaapian, Kemenhub RI, Dirjen Anggaran Kemenku, Dirut PT KAI, YLKI dan KRL Mania.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tak ingin kenaikan tarif ini memicu adanya konflik," kata Syarifuddin yang sehari-hari menaiki kereta dari kediamannya di Citayam ini.

Rencananya tarif KRL Commuter Line akan naik Rp 2.000 untuk setiap perjalanan. Berikut tarif KRL Commuter Line yang akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2012:

- Rp 9.000,- untuk relasi Bogor-Jakarta/Jatinegara
- RP 8.000,- untuk relasi Depok-Bogor
- Rp 8.000,- untuk relasi Depok-Jakarta/Jatinegara
- Rp 8.500,- untuk relasi Bekasi-Jakarta/Stasiun Transit
- Rp 8.000,- untuk relasi Parung Panjang/Serpong-Tanah Abang/Stasiun Transit
- Rp 7.500,- untuk relasi Tangerang-Duri/Stasiun Transit

(nal/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini