"Itu bukan rekaman CCTV, tapi potongan yang diminta polisi ke saksi Agus dengan memilih durasi yang ditentukan polisi," kata Slamet ketika dihubungi wartawan, Selasa (25/9/2012).
Slamet menjelaskan CCTV dalam flash disk tersebut tidak ada dalam persidangan dan tidak dijadikan bukti persidangan. "Masternya tidak pernah muncul dalam persidangan," ujar Slamet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari 16 CCTV dari lobi dan semuanya yang diperlihatkan bagian dalam saja. Polisi hanya menunjukkan kepada saksi Ibnu melalui laptop polisi," ujar Slamet.
Slamet menjelaskan tidak valid jika flashdisk tersebut dijadikan bukti persidangan. Namun, berdasarkan fakta persidangan flashdisk CCTV tidak pernah ada dalam persidangan.
"Kita menolak CCTV ini karena tidak pernah muncul. Kalau misalkan muncul, itu tidak valid," ujar Slamet.
Selain itu, Slamet menegaskan berdasarkan keterangan saksi, Joshua tidak ada di Kemayoran pada malam pemicu rentetan kasus geng motor yang sempat menjadi perhatian warga Jakarta tersebut.
"Saksi Michael tadi menjelaskan dia tidak melihat Joshua di lokasi kejadian. Saksi ini yang memanjat kontainer dan meneriaki korban, jadi tidak ada yang menyebutkan Joshua di sana. Kenapa sopir kontainer tidak dihadirkan juga? Makanya tadi hakim meminta penyidik dihadirkan," ujar Slamet.
Slamet juga menambahkan keterangan Michael dalam persidangan tegas menyatakan tidak ada motor Ninja Oranye. "Michael tidak memberikan keterangan yang berubah ubah terkait Ninja oranye, dari awal memang dia tidak melihat ada ninja oranye. Masalah penekanan itu, dia menyatakan takut karena akan diserahkan ke Armabar," tutup Slamet.
Sebelumnya, dalam sidang Joshua hari ini beragendakan keterangan 3 saksi. Saksi Agus dan Ibnu adalah pegawai restoran cepat saji di Artha Gading yang disebut dikunjungi Joshua, sedangkan saksi Michael Fernando adalah salah satu terdakwa dalam kasus yang sama.
Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim Suharsono, saksi Agus menyebutkan soal polisi yang meminta potongan CCTV ke dalam flashdisk milik polisi. Jaksa Penuntut Umum Saptono menjelaskan dalam flashdisk tersebut tidak tampak Joshua seperti yang disebutkan sebelumnya.
(vid/fdn)











































