Kuis Mega Rp 14,1 M
IMM Siap Dipanggil Panwaslu
Senin, 06 Sep 2004 17:30 WIB
Jakarta - Yayasan Investigasi Mediasi dan Monitoring (IMM) mengaku siap menerima panggilan dari Panwaslu berkaitan dengan iklan kuis Mega Fakta Sayembara Tabungan Pendidikan berhadiah Rp 14,1 miliar. Yayasan IMM juga mempertanyakan panggilan Panwaslu tersebut."Kita siap saja. Kapan pun Panwaslu memanggil kita siap. Kita akan datang jelaskan kepada mereka semuanya," kata Direktur Yayasan IMM, DR Ing Ignas Iryanto kepada TV7 dan detikcom di sekretariat Yayasan IMM, Jalan Tangkas Baru, Jakarta, Senin (6/9/2004). Ignas membantah anggapan kuis yang diselenggarakan olehnya adalah sebagai bentuk kampanye. "Ini bukan kampanye. Kampanye itu mengajak orang lain untuk mendukung calon atau partai tertentu. Iklan itu bukan ajakan," katanya.Ketika ditanya mengapa memakai kata Mega Fakta dalam iklan itu, Ignas menilai hal itu bukan hal yang harus diperdebatkan. "Itu soal kata saja. Saya boleh pakai kata apa saja. Mega itu kan berarti awan. Tidak ada hubungannya dengan Megawati. Kalau saya taruh kata Akbar Fakta atau Fakta Mega Akbar, apakah itu akan diartikan sebagai bentuk kampanye," jelas Ignas.Begitu juga dengan warna, kata Ignas, pemakaian warna merah pada iklan itu juga bukan untuk diinisiasikan terhadap partai tertentu. "Sekali lagi saya tegaskan ini tidak ada hubungannya dengan partai, apakah itu PDIP atau partai lainnya ataupun Megawati. Kami ini LSM dan independen," ungkap Ignas yang mengaku menghabiskan gelar doktornya di Jerman.
(mar/)











































