Rencana pembuatan jalan layang di atas area persawahan kini sedang dalam pengkajian. Jika terealisasi, maka akan ada dua jalan layang yang bakal dibangun.
Pertama adalah jalan layang yang menghubungkan Kuta-Tanah Lot-Soka, kemudian kedua jalan layang yang menghubungkan Beringkit-Batuan-Purnama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mencontohkan konsep jalan diatas sawah ini menyerupai jalan menuju ke Bandara Sukarno Hatta Jakarta yang dilengkapi dengan tiang pancang.
“Jadi meski ada jalan layang di atas sawah, petani tetap bisa bertani di bawahnya,” imbuh Alius.
Selain murni untuk mengatasi kemacetan, pembangunan jalan layang di atas sawah ini juga untuk membendung upaya alih fungsi lahan yang terjadi di Bali. ”Sekarang akan dibuat kajian yang diperkirakan akan memakan waktu 3 hingga 6 bulan. Kajian ini mencakup kajian RTRW dan kajian Perpres tentang tata ruang,” jelas dia.
Rencana ini juga sudah disampaikan dengan Pemkab Badung selaku pemilik lahan dan DPRD Badung.
(gds/fdn)










































