"Kalau staf khusus itu kan harus ada SK. Saya bukan staf khusus. Saya bukan staf ahli, bukan staf khusus," kata Fahd usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (25/9/2012) malam.
Fahd mengakui kedekatan dirinya dengan Priyo. Namun kedekatan tersebut sebatas posisi Fahd sebagai Ketua Umum Gema MKGR yang dikomandoi Priyo, Ketum MKGR organisasi sayap Partai Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam persidangan sore tadi, Nurhayati menjelaskan perihal alur duit dari Fahd yang diterimanya melalui Haris Surahman. Duit itu dimaksudkan untuk pengurusan alokasi DPID tahun anggaran 2011 untuk Kabupaten Aceh Besar, Pidie Jaya dan Bener Meriah.
"Saya menghormati partai. Selalu yang dihormati partai adalah nama baik Priyo karena dia adalah Wakil Ketua DPR dan Fahd adalah orangnya dia (Priyo)," jelas Nurhayati.
(fdn/fdn)











































