"Kita akan bikin rekonsiliasi dengan SMA 6. Kita punya waktu sebelum hari Senin, melibatkan tentu saja OSIS," ujar Sekretaris Komite SMAN 70 Jakarta, Bayu Soesetia di Polres Jakarta Selatan, Selasa (25/9/2012).
Salah satu bagian dari rekonsiliasi tersebut yaitu dengan mengadakan kegiatan keagamaan yang melibatkan siswa-siswi kedua sekolah tersebut. Dari kegiatan tersebut akan diambil kesimpulan yang nantinya akan diserahkan kepada pihak kepolisian dan walikota Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, anggota Komite SMAN 6 Jakarta, Ela Nanto, mengatakan, sebelumnya kedua sekolah sudah pernah menempuh langkah-langkah untuk meredam aksi tawuran yang kerap terjadi. Salah satunya dengan mengadakan lomba yang melibatkan siswa-siswi di kedua sekolah. Bahkan membangun posko terpadu. Namun sayangnya, posko tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik. Kedua pihak pun kini telah berjanji untuk mengaktifkan kembali posko tersebut.
"Solusi-solusi sudah pernah kita lakukan. Seperti kerjasama bersama atau lomba bersama. Dan sebenarnya kami sudah mempunyai posko terpadu yang kami resmikan Februari kemarin, tapi sayangnya ketika waktu berjalan jadi kurang aktif. Inysa Allah setelah kejadian ini, tadi kita berjanji akan mengaktifkan kembali mulai besok," ungkapnya.
(jor/fdn)











































