"Iya (Teuku Bagus) diperiksa kembali sebagai saksi," jelas Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha dalam pesan singkatnya, Selasa (25/9/12).
Pantauan detikcom, Bagus terlihat keluar gedung KPK sekitar pukul 15.30 WIB. Ia mengenakan kemeja putih bergaris dan celana hitam. Usai diperiksa, Bagus segera bergegas menuruni tangga dan berjalan menuju mobil Kijang Innova berwarna krem yang sudah menunggunya di pinggir Jalan Rasuna Said. Ketika ingin dihampiri wartawan, ia malah berlari dan segera masuk mobil.
Sebelumnya Teuku Bagus juga sudah pernah diperiksa KPK pada 17 September lalu. Namun ia juga bungkam saat ditanyai wartawan seusai pemeriksaan.
Terkait kasus ini, KPK hari ini juga memanggil 2 petinggi PT Wijaya Karya. Mereka adalah Ade Wahyu selaku Manager Keuangan dan Human Capital dan Harangan Parlaungan Sianipar selaku General Manager Departemen Gedung. Hingga saat ini belum diketahui lebih lanjut apakah kedua orang ini menghadiri panggilan KPK.
Peran tersangka, Dedy Kusdinar selaku pejabat pembuat komitmen dalam proyek Hambalang memang sedikit banyak terkait dengan PT Adhi Karya yang menjadi pemenang tender proyek Hambalang. Proyek dengan total nilai Rp 2,5 triliun itu dikerjakan melalui kerja sama operasi (KSO) antara Adhi Karya dan Wijaya Karya. Dalam pengerjaannya, proyek tersebut disubkontrakkan ke sejumlah perusahaan lain, salah satunya PT Dutasari Citralaras, milik Mahfud Suroso.
Penyelidikan kasus Hambalang berawal dari temuan KPK saat menggeledah kantor Grup Permai, perusahan milik Muhammad Nazaruddin, beberapa waktu lalu.
(ega/ega)











































