"Saya sudah hubungi Menteri Pendidikan untuk segera berikan langkah-langkah dan koordinasi, mudah-mudahan ini korban yang terakhir. Kita juga mengambil jalan persuasif bersama dengan guru, polisi, Kementerian Pendidikan dan tokoh agama untuk menangani ini," kata Irjen Untung Rajab kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (25/9/2012).
Untung mengatakan, tersangka kasus pembacokan itu hingga saat ini masih diselidiki. Hingga saat ini sudah 5 orang saksi yang telah diperiksa. "Pelaku masih diselidiki kalau saksinya sudah 5 orang yang diperiksa," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untung mengatakan, pada pukul 15.00 WIB akan diadakan pertemuan antara guru-guru SMA 70 dan SMA 6 dengan Kapolres Jakarta Selatan. "Kita minta mereka mengawasi murid tak hanya di pagar sekolah tapi juga di luar," katanya.
Korban tewas tawuran siswa dua sekolah unggulan itu adalah Alawy Yusianto Putra (15), siswa kelas X SMAN 6. Dia tidak ikut tawuran, namun menjadi korban kekerasan saat berusaha menghindari tawuran tersebut. Jenazah remaja tersebut telah dimakamkan di TPU Poncol, Ciledug.
(nal/nrl)










































